Mau Dibawa Ke Mana MU, Mourinho?

Manchester – Masa depan Manchester United (MU) dibawah bimbingan Jose Mourinho jadi sinyal bertanya besar selesai kalah 0-1 dari Chelsea di final Piala FA. Kesangsian keluar karna The Red Devils kembali tampak tanpa ada ide di Wembley, Sabtu (19/5/2018). Walau sebenarnya MU sesungguhnya telah mempunyai insentif dimuka pertandingan. Mereka coba tutup 2017/2018 dengan positif menyusul kekecewaan selama kampanye. Terlebih dulu Paul Pogba serta kawan-kawan tidak berhasil berkompetisi melawan Manchester City di Liga Inggris, dan disisihkan Bristol City (Piala Liga Inggris) serta Sevilla (Liga Champions) pada pertandingan beda. Kesempatan berikan hadiah untuk Sir Alex Ferguson yang dalam sistem pemulihan selesai pendarahan otak juga harusnya membakar semangat pemain.

Terdaftar ada enam pemain dalam tim paling utama yang telah menguatkan tim sebelumnya Ferguson meninggalkan Old Trafford pada 2013. Namun, tak ada sinyal tanda MU menginginkan memenangi kompetisi demikian wasit Michael Oliver meniup peluit pertama. Mereka mulai kompetisi dengan lamban serta tidak berhasil meneror gawang Thibaut Courtois di sesi pertama. Penambahan baru tampak selepas jeda saat telah ketinggalan karena penalti Eden Hazard. Usaha tembakan pas tujuan baru ada di menit ke-55 lewat Marcus Rashford. Phil Jones serta Nemanja Matic juga coba. Tapi tak ada yang membawa hasil. Sorotan juga tertuju pada Mourinho. Bukanlah pertama kali The Red Devils melempem, dia dinilai tidak dapat mengangkat motivasi serta memaksimalkan anak asuhnya. Terlebih beberapa pemain mahal seperti Pogba serta Alexis Sanchez, dan kemampuan muda dalam diri Rashford atau Luke Shaw. Sikap Mourinho selesai partai juga membuat kebingungan. Sebab, diakuinya senang lihat kemampuan tim.

Lihat Juga :  Hadapi Real Madrid, Pelatih Barcelona Tetap Boyong Iniesta

Baca Juga :

” Tiap-tiap kekalahan menyakitkan. Namun, saya pilih hasil begini, rubuh saat telah memberi semuanya ” katanya, diambil Daily Mail. Beberapa analis mengintepretasikan pernyataan itu jadi melemahnya ambisi Mourinho memburu gelar. Walau sebenarnya MU identik dengan trofi serta coba kembali pada masa kejayaan mulai sejak Ferguson pergi. Skeptisisme itu krusial karna persaingan perebutan yang akan datang akan lebih susah. Manchester City juga akan cobalah mulai dominasi sesudah memecahkan beberapa rekor di Liga Inggris. Liverpool tunjukkan penambahan dengan menembus final Liga Champions. Tottenham juga berkembang serta mulai stabil masuk empat besar. Sedang Arsenal, serta peluang Chelsea, akan dikerjakan pelatih baru serta coba bangkit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme