Mattia Perin keluar untuk membuktikan pewaris

Perjalanan sudah lebih lama dari yang diprediksikan, tapi penjelajahan riil untuk Mattia Perin akan selekasnya diawali. Lebih dari tujuh tahun sesudah lakukan kiprahnya di Serie A, Perin pada akhirnya mempunyai peluang menjadi pewaris sejati salah satunya liga paling besar di Gianluigi Buffon. Di tandatangani oleh Juventus dari Genoa seharga € 12 juta pada musim panas, pemain berumur 25 tahun ini mempunyai peluang untuk hidup sama dengan hype “selanjutnya Buffon” untuk club serta negara yang sudah mengikutinya semua hidupnya. Talenta Perin gampang disaksikan semenjak awal. Ia mulai bermain menjadi kiper walau anak paling kecil di lingkungannya, tapi membuat kesan-kesan kekal pada banyak pelatih.

Nicola Melani, yang kerja dengan ia di team muda Pistoiese, serta dikasih hadiah oleh pemain muda sesudah laga Serie A pertamanya untuk Genoa pada Mei 2011, menjelaskan: “Mattia dapat jadi lebih baik dibanding Buffon.” Perin dipinjamkan ke Padova pada 2011, sesaat pelatih Alessandro Dal Canto mengaku jika dia melihat “tiruan Buffon diantara pos,” sesudah kiprahnya yang mengagumkan menantang Empoli. Perin, yang cuma dipropagandakan ke lineup awal sebab cedera pada Ivan Pelizzoli, dipilih menjadi penjaga gawang terunggul di Serie B pada 2011-12, walau Padova finis ke-7 serta mempunyai pertahanan yang cukup goyah. Sang penjaga gawang dipakai untuk unggul dalam keadaan yang susah. Sesaat di Padova, salah satunya tampilan terbaik berlangsung di dalam rumah 6-0 yang meronta-ronta oleh Pescara yang menjalar.

Lihat Juga :  KCCA FC mengandalkan pertandingan Muhammad Shaban vs. Township Rollers

Baca Juga : Sergio Ramos Tak Kecewa Usai Kalah Dari Inggris

Beberapa pengunjung, dilatih oleh Zdenek Zeman serta di pimpin oleh Marco Verratti, Lorenzo Insigne serta Ciro Immobile, jadi huru-hara menantang rekanan team Perin yang malang, tapi kiper menolong menahan hasil yang lebih membuat malu. Dipropagandakan Pescara ambil penjaga gawang utang dari Genoa untuk musim 2012-13 tapi langkah itu bukan tiada permasalahan. Perin berjumpa pujaannya untuk kali pertamanya pada 10 November 2012 – ulang tahunnya yang ke-20 – waktu Pescara melayani Juventus, serta bintang yang tengah naik mengaku: “Saya ingin permainan hebat serta kaus Buffon menjadi hadiah.” Sisi pertama dari kemauannya tidak terwujud saat ikan kecil hancur 6-1, tapi yang ke-2 mengerjakannya. Buffon menghibur anak muda itu sesudah semprit akhir, memberikannya jersey yang dicintai serta janji padanya jika usahanya pada akhirnya akan dihargai.

Baca Juga : Lebih Pede, Prancis pun Menang

Cuma dua bulan lalu, nama Perin berada di bibir kebanyakan orang. Dalam salah satunya tampilan hebat Penjaga gawang Serie A, Perin lakukan 13 penyelamatan serta membuahkan Pescara menjadi kemenangan 2-0 yang tidak tersangka serta tidak wajar di Fiorentina. Perolehan itu ialah kemenangan paling akhir team musim ini, serta mereka kemasukan 84 gol dalam perjalanan mereka untuk mengakhiri laga paling akhir, tapi buat Perin itu ialah pengalaman belajar yang terpenting. Dari sana, banyak yang diinginkan Perin menjadi kiper Italia hebat selanjutnya. Memiliki bentuk untuk Genoa sejumlah besar mengagumkan, Cesare Prandelli termasuk juga ia di tim Piala Dunia 2014 Italia serta hari esok terlihat cerah. Tetapi nasib yang kejam akan tiba, sebab Perin merobek ligamen lutut 2x dalam tempo kurang dari satu tahun.

Lihat Juga :  Kanada Alphonso Davies hidup dalam mimpi

Baca Juga : Catatan-Catatan Buruk Jerman Usai Tumbang Lagi

Cedera pertama berlangsung pada April 2016, serta ia miliki waktu untuk sembuh pas waktu untuk awal musim baru. Pada 8 Januari 2017, lututnya rusak satu kali lagi dalam kekalahan kandang 1-0 dari Roma, serta fans Italia dilewatkan hancur sebab bintang yang malang itu. Saat yang sama, Gianluigi Donnarumma muncul menjadi perihal besar selanjutnya di AC Milan. Tidak diduga, pewaris tahta Buffon yang baru muncul dengan semua atribut yang dibutuhkan. Semenjak mengawali kiprahnya untuk Milan pada tahun 2015 pada umur 16 tahun, dia dipandang ditakdirkan untuk kebesaran. Serta sesaat Donnarumma berkembang, Perin habiskan waktu bersama dengan beberapa dokter, berusaha untuk kembalikan karirnya ke jalannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2018 Agen Casino | Agen Sbobet | Agen Judi | Judi Online | Judi Bola | Agen Poker | Agen Togel All Rights Reserved. Frontier Theme